Saatnya Ekonomi Islam bangkit..
Pada hari ini, orang-orang kafir telah putus asa (daripada memalingkan kamu) dari agama kamu (setelah mereka melihat perkembangan Islam dan umatnya). Sebab itu janganlah kamu takut dan gentar kepada mereka, sebaliknya hendaklah kamu takut dan gentar kepadaKu. Pada hari ini, Aku telah sempurnakan bagi kamu agama kamu dan Aku telah cukupkan nikmatKu kepada kamu dan Aku telah redakan Islam itu menjadi agama untuk kamu. Maka sesiapa yang terpaksa kerana kelaparan (memakan harta-harta yang diharamkan) sedang dia tidak cenderung hendak melakukan dosa (maka dapatlah dia memakannya), kerana sesungguhnya Allah maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.”[Surah Al Maidah (5) Sebahagian Akhir Ayat 3]
Bismillahirrahmanirahim
Orang Arab tidak membedakan antara riba & perdagangan . Segala keuntungan dari bunga yg dipinjamkan kepada si peminjam dianggap halal kerana ia adalah atas persetujuan bersama. INI ADALAH SALAH.
Al Quran telah menolak perbandingan yg tidak tepat ini dengan berdasarkan firman Allah SWT ;
ٱلَّذِينَ يَأۡڪُلُونَ ٱلرِّبَوٰاْ لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ ٱلَّذِى يَتَخَبَّطُهُ ٱلشَّيۡطَـٰنُ مِنَ ٱلۡمَسِّۚ ذَٲلِكَ بِأَنَّهُمۡ قَالُوٓاْ إِنَّمَا ٱلۡبَيۡعُ مِثۡلُ ٱلرِّبَوٰاْۗ وَأَحَلَّ ٱللَّهُ ٱلۡبَيۡعَ وَحَرَّمَ ٱلرِّبَوٰاْۚ فَمَن جَآءَهُ ۥ مَوۡعِظَةٌ۬ مِّن رَّبِّهِۦ فَٱنتَهَىٰ فَلَهُ ۥ مَا سَلَفَ وَأَمۡرُهُ ۥۤ إِلَى ٱللَّهِۖ وَمَنۡ عَادَ فَأُوْلَـٰٓٮِٕكَ أَصۡحَـٰبُ ٱلنَّارِۖ هُمۡ فِيہَا خَـٰلِدُونَ
Orang-orang yang memakan (mengambil) riba itu tidak dapat berdiri sempurna melainkan seperti berdirinya orang yang dirasuki Syaitan dengan terhuyung-hayang kerana sentuhan (Syaitan) itu. Yang demikian adalah disebabkan mereka mengatakan: Bahwa sesungguhnya berdagang itu sama sahaja seperti riba. Padahal Allah telah menghalalkan berjual beli (berdagang) dan mengharamkan riba. Oleh karena itu barang siapa yang telah sampai kepadanya peringatan (larangan) dari Tuhannya lalu dia berhenti (dari mengambil riba), maka apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum pengharaman itu) adalah menjadi haknya dan urusannya terserahlah kepada Allah dan barang siapa yang mengulangi lagi (perbuatan mengambil riba itu) maka mereka itulah ahli Neraka, mereka kekal di dalamnya.
Surah Al Baqarah [2:275]
Mengapa Allah menghalalkan jual beli & mengharamkan RIBA. Ini kerana terdapat perbedaan dasar di antarake duanya yg didapati daripada kegiatan tersebut.
- KEUNTUNGAN merupakan ganjaran bagi layanan yang dilakukan. KEUNTUNGAN meningkatkan bisnis dan perdagangan.
- RIBA merupakan pendapatan yg diperolehi tanpa usaha yang tidak ada kaitan dengan ganjaran layanan yg diberikan. RIBA pula menghancurkan bisnis melalui penindasan.
Antara fakta lain yg penting yg membedakan antara bisnis & RIBA adalah seperti berikut;
- Dalam bisnis , keuntungan diperoleh melalui inisiatif yg kuat dan sudah pasti hasil yg didapatkan berasal dari proses PENCIPTAAN NILAI yg jelas.
- RIBA sebenarnya tidak menciptakan proses nilai atau proses produktif.
Secara sederhana , bisnis menuntut pemodal berusaha agar mendapat keuntungan atas apa yg dibisniskan sedangkan, RIBA itu menjadikan pemodal pasif dan mengharapkan investasi akan menjadi lebih besar atas usaha orang lain yg ditindas.
Insyaallah semoga mendapat pemahaman dan keterangan dari tulisan diatas sebagai panduan.
Belum ada komentar.
Tinggalkan komentar
-
Terkini
-
Taut
-
Arsip
- Mei 2009 (2)
- Oktober 2008 (2)
- September 2008 (1)
- Agustus 2008 (2)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS