Saatnya Ekonomi Islam bangkit..

By: pulaupinank

Mei 08 2009

Kategori: 1

Tinggalkan komentar

Pada hari ini, orang-orang kafir telah putus asa (daripada memalingkan kamu) dari agama kamu (setelah mereka melihat perkembangan Islam dan umatnya). Sebab itu janganlah kamu takut dan gentar kepada mereka, sebaliknya hendaklah kamu takut dan gentar kepadaKu. Pada hari ini, Aku telah sempurnakan bagi kamu agama kamu dan Aku telah cukupkan nikmatKu kepada kamu dan Aku telah redakan Islam itu menjadi agama untuk kamu. Maka sesiapa yang terpaksa kerana kelaparan (memakan harta-harta yang diharamkan) sedang dia tidak cenderung hendak melakukan dosa (maka dapatlah dia memakannya), kerana sesungguhnya Allah maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.”[Surah Al Maidah (5) Sebahagian Akhir Ayat 3]

Bismillahirrahmanirahim

Orang  Arab tidak membedakan antara riba & perdagangan . Segala keuntungan dari bunga yg dipinjamkan kepada si peminjam dianggap halal kerana ia adalah atas persetujuan bersama. INI ADALAH SALAH.

Al Quran telah menolak perbandingan yg tidak tepat ini dengan berdasarkan firman Allah SWT ;

ٱلَّذِينَ يَأۡڪُلُونَ ٱلرِّبَوٰاْ لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ ٱلَّذِى يَتَخَبَّطُهُ ٱلشَّيۡطَـٰنُ مِنَ ٱلۡمَسِّ‌ۚ ذَٲلِكَ بِأَنَّهُمۡ قَالُوٓاْ إِنَّمَا ٱلۡبَيۡعُ مِثۡلُ ٱلرِّبَوٰاْ‌ۗ وَأَحَلَّ ٱللَّهُ ٱلۡبَيۡعَ وَحَرَّمَ ٱلرِّبَوٰاْ‌ۚ فَمَن جَآءَهُ ۥ مَوۡعِظَةٌ۬ مِّن رَّبِّهِۦ فَٱنتَهَىٰ فَلَهُ ۥ  مَا سَلَفَ وَأَمۡرُهُ ۥۤ إِلَى ٱللَّهِ‌ۖ وَمَنۡ عَادَ فَأُوْلَـٰٓٮِٕكَ أَصۡحَـٰبُ ٱلنَّارِ‌ۖ هُمۡ فِيہَا خَـٰلِدُونَ

Orang-orang yang memakan (mengambil) riba itu tidak dapat berdiri sempurna melainkan seperti berdirinya orang yang dirasuki  Syaitan dengan terhuyung-hayang kerana sentuhan (Syaitan) itu. Yang demikian adalah disebabkan mereka mengatakan: Bahwa sesungguhnya berdagang itu sama sahaja seperti riba. Padahal Allah telah menghalalkan berjual beli (berdagang) dan mengharamkan riba. Oleh karena itu barang siapa yang telah sampai kepadanya peringatan (larangan) dari Tuhannya lalu dia berhenti (dari mengambil riba), maka apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum pengharaman itu) adalah menjadi haknya dan urusannya terserahlah kepada Allah dan barang siapa yang mengulangi lagi (perbuatan mengambil riba itu) maka mereka itulah ahli Neraka, mereka kekal di dalamnya.

Surah Al Baqarah [2:275]

Mengapa Allah menghalalkan jual beli & mengharamkan RIBA. Ini kerana terdapat perbedaan dasar di antarake duanya  yg didapati daripada kegiatan tersebut.

  1. KEUNTUNGAN merupakan ganjaran bagi layanan yang dilakukan. KEUNTUNGAN meningkatkan  bisnis dan perdagangan.
  2. RIBA merupakan pendapatan yg diperolehi tanpa usaha yang tidak ada  kaitan dengan ganjaran layanan  yg diberikan. RIBA pula menghancurkan bisnis melalui penindasan.
Antara fakta lain yg penting yg membedakan antara bisnis & RIBA adalah seperti berikut;
  • Dalam bisnis , keuntungan diperoleh melalui inisiatif yg kuat dan sudah pasti hasil yg didapatkan berasal  dari proses PENCIPTAAN NILAI yg jelas.
  • RIBA sebenarnya tidak menciptakan proses  nilai atau proses produktif.
Secara sederhana , bisnis menuntut pemodal berusaha agar mendapat keuntungan atas apa yg dibisniskan sedangkan, RIBA itu menjadikan pemodal pasif dan mengharapkan investasi akan menjadi lebih besar  atas usaha orang lain yg ditindas.

Insyaallah semoga mendapat pemahaman dan keterangan dari tulisan diatas sebagai panduan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: